Lalu, bagaimana dengan kisah kita sebagai umat akhir zaman di hari ini?
Seiring dengan berkembangnya teknologi dan berlalunya zaman, tantangan maupun ujian hidup pun terasa berat. Kita saksikan, masjid megah makin banyak, tapi jamaah shalat makin sepi.
Perdebatan antar sesama muslim gara-gara perselisihan pendapat semakin melunjak dan membuat Islam seakan-akan tercerai-berai. Tidak sedikit orang berdebat tentang shalat, tapi nyatanya mereka belum tentu melaksanakan shalat.
Teman-teman yang dirahmati Allah, kiranya, apa yang salah dari hal tersebut?
Yang salah tiada lain dan tiada bukan ialah shalatnya. Shalatnya belum benar, shalatnya belum dengan hati, dan shalatnya belum benar-benar menghadirkan jasmani dan rohani untuk menghadap Allah.
Kalaulah shalat kita benar dari segi niat, syariat, serta ilmunya, maka sungguh diri ini akan menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih dekat dengan takwa.
Allah berkalam dalam Al-Quran Surah Al-Ankabut ayat 45:
قاَلَ الله تَعَالَى فِي صُورَة اَلْعَنْكَبُوْت…إِنَّ ٱلصَّلَوٰةَ تَنۡهَىٰ عَنِ ٱلۡفَحۡشَآءِ وَٱلۡمُنكَرِۗ وَلَذِكۡرُ ٱللَّهِ أَكۡبَرُۗ وَٱللَّهُ يَعۡلَمُ مَا تَصۡنَعُونَ.