Aku dan adik tinggal di rumah berukuran 4×4 meter yang juga merupakan milik orang lain. Orang tua kami sudah lama meninggal dunia karena kecelakaan.
Secercah harapan akhirnya kudapatkan di tahun ketiga, aku dan adikku mendapatkan pembiayaan sekolah sampai lulus SMA dari lembaga pendidikan pemerintah. Sejak saat itulah aku dan adikku mendapat banyak ilmu pengetahuan bermanfaat.
Dara adalah gadis yang tumbuh di keluarga kaya raya, sayangnya Dara membutuhkan kursi roda untuk bisa beraktivitas sehingga dirinya sering merasa diacuhkan oleh keluarganya. Setiap hari, Dara menghabiskan waktunya menggambar taman yang bisa ia lihat dari jendela kamarnya.
Suatu hari, Dara jatuh dari kursi roda, tetapi tidak ada yang mau menolongnya. Kecewa dengan sikap keluarganya, Dara pun mencoba merangkak ke arah taman kompleks untuk menengakan diri.
Di taman, Dara melihat seorang gadis seusianya yang memiliki kondisi sama, gadis tersebut pun mengenalkan dirinya bernama Hana dan keduanya pun menjadi akrab dengan satu sama lain.