Jalih memastikan bahwa Satgas Jaga Demokrasi merupakan relawan yang mandiri. Kerja untuk mencegah adanya pelanggaran Pilkada ini dilakukan demi terciptanya Pilkada yang bersih, jujur dan berwibawa.
"Sekaligus agar dapat menghasilkan pemimpin yang berpengalaman, profesional, memiliki kapasitas dan integritas serta pro rakyat dan mampu memimpin Jakarta baru yang maju," tandasnya.