Pleidoi Habib Rizieq Shihab Singgung Ahok dan Novel Baswedan

Raka Dwi Novianto
Habib Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. (Foto: Youtube).

JAKARTA, iNews.id - Pleidoi (pembelaan) Habib Rizieq Shihab dalam perkara tes swab RS Ummi Bogor dibacakan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (10/6/2021). Dalam pleidoinya sempat menyinggung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Novel Baswedan.

Awalnya, Habib Rizieq menyebut pandangan Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengenai perkara pelanggaran protokol kesehatan bukan sekadar biasa, tapi jauh lebih jahat dan lebih berat dari perkara korupsi serta penistaan agama yang melibatkan Ahok.

"Ternyata juga bagi JPU, kasus pelanggaran protokol kesehatan bukan hanya kejahatan biasa, tapi kejahatan luar biasa, sehingga lebih jahat dan lebih berat dari kasus penistaan agama yang pernah dilakukan Ahok sehingga buat gaduh satu negeri," ujar Habib Rizieq di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (10/6/2021).

Dia juga menyampaikan, perkara protokol kesehatan dinilai lebih berat dan jahat dari perkara penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

"Juga jauh lebih jahat dan lebih berat dari pada kasus penyiraman air keras terhadap petugas negara dan Penyidik KPK Novel Baswedan sehingga salah satu matanya buta permanen," ucapnya.

Sebelumnya Jaksa menuntut agar Majelis Hakim menghukum Habib Rizieq berupa pidana enam tahun penjara. Jaksa menilai Habib Rizieq bersalah melanggar Pasal 14 ayat 1 UU Nomor 1 tahun tentang 1946 Peraturan Hukum Pidana.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sidang Pleidoi, Nadiem Klaim Pengadaan Chromebook Justru Bikin Negara Hemat Rp3,9 Triliun

57 tahun lalu

Bacakan Pleidoi, Nadiem Ucapkan Terima Kasih ke Prabowo hingga Megawati 

57 tahun lalu

Eks Wamenaker Noel Bacakan Pleidoi: Saya Mengaku Salah

57 tahun lalu

Noel usai Dituntut 5 Tahun Penjara: Kalau Saya Jadi Contoh Pemberantasan Korupsi, Hukum Mati Aja!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal