Kisah Jenderal Polisi Kepung Markas Ormas gegara Anak Buahnya Dilempari Batu

Thomas Pulungan
Komjen (Purn) Unggung Cahyono saat menjabat Kapolda Metro Jaya. (Foto Sindonews).

Massa FPI tiba-tiba melempari baru ke arah gedung Balai Kota hingga memakan belasan korban, termasuk anggota polisi. Tak terima dengan aksi massa FPI tersebut, Polda Metro Jaya dipimpin langsung Irjen Pol Unggung Cahyono melakukan pengepungan di Balai Kota hingga markas FPI di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Dalam pengepungan itu Unggung Cahyono yang belum lama menjabat Kapolda Metro Jaya membawa seribuan anggota dari empat batalyon. Termasuk 60 motor dari Kesatuan Unit Reaksi Cepat (URC), Sabhara, dan Brimob. Dua unit Watercanon dan 3 unit kendaraan taktis Barracuda tutut diturunkan mengepung markas FPI. Dalam pengepungan itu, polisi menciduk puluhan orang.

Nama Irjen Pol Unggung Cahyono kala itu pun langsung mulai dikenal luas masyarakat Jakarta. Namanya ramai diperbincangkan karena FPI saat itu termasuk salah satu ormas yang cukup dikenal dan punya ribuan anggota dan simpatisan.

Selama aktif di kepolisian, Unggung Cahyono termasuk salah satu perwira tinggi Polri yang kariernya moncer. Polisi lulusan Akpol 85 ini pernah mencicipi posisi-posisi penting di tubuh Polri.

Dilansir Wikipedia, Unggung Cahyono yang lahir di Ujung Pandang, Sulawesi Selatan, 9 April 1961 pernah menduduki jabatan Kapolda Jawa Timur. Sebelumnya dia menjabat Kapolda Kalimantan Barat.

Unggung merupakan alumnus Akpol 1985 dengan berlatar belakang Brimob. Dia mendapatkan pangkat Brigjen pada 2010 setelah menjabat Wakapolda Papua. Dia juga pernah menjabat Karo Ops Polda Metro Jaya, Kapolwil Bogor, Kasat Brimob Polda Jabar, Kapolres Malang, dan Kapolres Sidoarjo. Jabatan terakhir sebelum pensiun sebagai Kabaintelkam Polri pada 2019 lalu.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Abdul Talaohu Sebut Ade Armando Punya Motif Jahat usai Sebarkan Potongan Video Ceramah JK

57 tahun lalu

Hercules Ngaku Pernah Didatangi Jenderal dan Ditawari Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo

57 tahun lalu

Pramono Wanti-Wanti Ormas Jangan Paksa Minta THR ke Pengusaha

57 tahun lalu

Dipalak THR Lebaran oleh Ormas? Lapor ke 110

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal