Kasus Bocah SD Bekasi Dibully hingga Kaki Diamputasi Naik Sidik, 8 Saksi Diperiksa

Ade Suhardi
Polisi meningkatkan status kasus bullying bocah SD di Bekasi berujung kaki diamputasi ke penyidikan. (Foto: Ilustrasi

Merasa janggal, Diana kemudian mendesak anaknya untuk bercerita. "Saat F mau sekolah, kakinya sakit, akhirnya saya paksa untuk bicara," kata Diana, Selasa (31/10/2023).

Menurut Diana, saat itu anaknya enggan bercerita. Dia juga melihat raut muka ketakutan dari anaknya.

"Dia bilang mama janji dulu ya jangan marah, mama janji ya, seperti orang ketakutan," tuturnya.

Diana akhirnya mendapat kronologi persis cerita itu dari anaknya. Berdasarkan cerita yang diterima, kejadian bermula saat F hendak jajan pada jam istirahat sekolah. 

Dalam perjalanan ingin jajan itu, F tiba-tiba didatangi 5 temannya. Salah satunya menyandung F.

F yang terjatuh saat itu justru menerima olokan dari teman-temannya. Dia bahkan disebut hanya bisa mengesot untuk mencari es batu mengobati tangan dan kakinya yang sakit.

"Yang saya takutkan itu jatuh di tangga, ternyata F cerita (di-bully) saya kagetlah sampai seperti itu," ucapnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Megapolitan
10 hari lalu

Sopir Taksi yang Terlibat Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Ternyata Baru Kerja 2 Hari

Megapolitan
10 hari lalu

Polisi Naikkan Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur ke Penyidikan, Siapa Tersangka?

Nasional
11 hari lalu

Polisi bakal Periksa Masinis hingga Sopir Taksi Green SM terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Nasional
23 hari lalu

Polda Metro: Tak Ada Kendala dalam Proses Penyidikan Kasus Ijazah Jokowi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal