“Grup akun instagram mereka yang bernama tawakal 2018 jakarta sudah melakukan live posting untuk melakukan tawuran,” paparnya.
Dari informasi tersebut, pihaknya langsung melalukan patroli untuk mencegah aksi tawuran tersebut.
Ketika diamankan, keempat terduga pelaku ini pun mengakui perbuatannya. Dengan beberapa barang bukti yang berhasil dikumpulkan seperti isi percakapan melalui chat, hingga bukti akun mereka yang selama ini dimonitori.
Alhasil, keempat terduga pelaku yang masih di bawah umur tersebut rencananya akan dikirim ke dinas sosial guna lakukan treatment agar hal seperti ini tidak terulang kembali.
“Saya langsung membuat surat kepada kepala sub dinsos walikota jakarta utara untuk menyerahkan 4 orang untuk dilakukan pembinaan di panti anak-anak nakal,” ungkap Happy.