Dia menuturkan, kecemasan, depresi, serta gangguan tidur saat ini lebih umum dirasakan, bahkan pada orang-orang tanpa Covid-19 sekalipun. Akan tetapi, temuan-temuan objektif seperti perubahan hasil pemeriksaan radiologis pada dada, serta penurunan fungsi ginjal itu sulit untuk diperdebatkan, jika bukan akibat Covid.
“Tapi pengaruhnya untuk jangka waktu yang lebih lama masih belum diketahui,” kata Fisher.
“Saya tidak mengerti, mengapa banyak orang lebih khawatir dengan vaksin dibandingkan dengan mengkhawatirkan Covid-19 itu sendiri. Padahal, ada risiko efek jangka panjang (ketika sudah terinfeksi) Covid-19, yaitu kelelahan, sesak napas, gangguan tidur, kecemasan, depresi, kerusakan ginjal, dan paru-paru yang terluka,” ujarnya.