Waspada Efek Jangka Panjang Covid!

Ahmad Islamy Jamil
Perawat di sebuah rumah sakit sedang menangani perawatan pasien Covid-19 (ilustrasi). (Foto: AFP)

SINGAPURA, iNews.id – Sebuah studi terbaru menunjukkan, tiga dari empat pasien masih mengalami setidaknya satu gejala enam bulan setelah mereka jatuh sakit karena Covid. Masalah paling umum yang mereka rasakan adalah kelelahan atau lemah otot.

Sekitar 63 persen responden dalam riset itu menyebut gejala itu sebagai penyakit yang menetap. Masalah umum lainnya yang dialami pasien pascainfeksi adalah kesulitan tidur (26 persen), dan kecemasan atau depresi (23 persen). Jumlah pasien perempuan yang mengalami gejala sakit itu lebih banyak daripada pria.

Hasil penelitian terhadap 1.733 pasien dengan usia rata-rata 57 tahun dari Rumah Sakit Jin Yin-tan di Wuhan, China, itu boleh dibilang penelitian terbesar yang dilakukan hingga saat ini. Riset itu diterbitkan dalam jurnal The Lancet, minggu lalu.

Kelompok responden dalam penelitian itu berasal dari 2.469 pasien Covid-19 yang keluar dari RS antara Januari dan Mei, dengan tindak lanjut perawatan (kontrol) dilakukan dari Juni hingga September. Sebanyak 736 pasien dikeluarkan dari penelitian itu karena mereka tidak menghadiri janji kontrol dengan dokter karena berbagai alasan, termasuk demensia. 

Ada juga 33 orang yang meninggal setelah pulang dari RS, terutama karena eksaserbasi penyakit paru, jantung, dan ginjal.

Studi tersebut menemukan bahwa lebih dari separuh pasien memiliki kelainan pencitraan zat sisa pada dada mereka enam bulan setelah mendpat penyakit Covid-19. Gangguan lebih besar dirasakan oleh mereka yang sakitnya lebih parah.

Sekitar satu dari empat pasien tidak dapat berjalan dalam jarak yang sama dalam enam menit dibandingkan dengan sebelum mereka tertular Covid-19. Temuan tersebut berdasarkan laporan dari pasien sendiri.

Studi itu juga mengungkapkan, beberapa pasien memiliki masalah yang terus-menerus dengan fungsi ginjal mereka. Dalam enam bulan sejak terinfeksi virus corona baru atau Covid-19, sejumlah pasien menderita diabetes, atau; mengalami pembekuan darah yang memengaruhi jantung atau otak mereka.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Nasional
17 jam lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Internasional
3 hari lalu

Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang

Internasional
5 hari lalu

Latihan Perang Gabungan dengan Rusia-China, Iran Tunjukkan Otot kepada AS dan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal