Vatikan Tolak Gabung Board of Peace Bentukan Trump, AS Kecewa

Anton Suhartono
Karoline Leavitt menyatakan penyesalan AS atas keputusan Vatikan tidak mau bergabung Board of Peace (Foto: AP).

VATICAN CITY, iNews.id - Paus Leo XIV menegaskan Vatikan menolak bergabung dengan Board of Peace atau Dewan Perdamaian yang dibentuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Keputusan yang disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Vatikan Kardinal Pietro Parolin itu memicu kekecewaan dari pemerintah AS yang berharap dukungan luas dari para pemimpin dunia.

Board of Peace awalnya dibentuk untuk menangani krisis di Jalur Gaza pascaperang Israel-Hamas. Namun, Trump yang akan memimpin lembaga tersebut tanpa batas waktu kemudian memperluas mandatnya untuk mendamaikan berbagai konflik global lainnya.

Gedung Putih menyatakan penyesalan atas keputusan tersebut.

Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengatakan perdamaian seharusnya tidak bersifat partisan, politis, atau kontroversial.

Menurut dia, pemerintah AS berharap semua pihak yang diundang bersedia bergabung dalam Board of Peace. Dia menyebut dewan tersebut sebagai organisasi sah yang telah diikuti puluhan negara dari berbagai kawasan dunia.

"Saya rasa perdamaian tidak seharusnya bersifat partisan, politis, atau kontroversial. Dan tentu saja, Pemerintah (AS) ingin semua yang diundang untuk bergabung dalam dewan Perdamaian," kata Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, dikutip Kamis (19/2/2026).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hamas Bubarkan Pemerintahan Gaza di Tengah Proses Gencatan Senjata dengan Israel

57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

57 tahun lalu

Trump Klaim Bikin Iran Tak Berkutik: Kita Hancurkan Rudal Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal