Trump Tunjuk Negosiator Sandera O'Brien Jadi Penasihat Keamanan Nasional Baru

Nathania Riris Michico
Presiden AS Donald Trump dan Robert O'Brien. (FOTO: Nicholas Kamm / AFP)

Bolton, sebaliknya, adalah sosok yang sangat kontroversial di Washington. Nalurinya untuk kebijakan luar negeri yang agresif dan intervensionis bertentangan dengan sikap Trump yang lebih terisolasi.

"Bolton tidak bergaul dengan orang-orang di pemerintahan yang saya anggap sangat penting, dan tidak sejalan dengan apa yang kami lakukan," kata Trump, seperti dilaporkan AFP, Kamis (19/9/2019).

O'Brien, yang akan menjadi penasihat keamanan nasional keempat dalam masa jabatan pertama Trump yang penuh gejolak, tampaknya tidak memiliki masalah itu.

"Saya pikir kita memiliki chemistry yang sangat baik bersama-sama," ujar Trump.

Penujukkan O'Brien ini tepat saat Trump mendapat tekanan dari beberapa pihak di AS untuk berperang dengan Iran sebagai balasan atas serangan terhadap fasilitas minyak di Arab Saudi akhir pekan lalu yang dituduhkan kepada Teheran.

Beberapa saat sebelum menunjuk O'Brien sebagai penasihat barunya, Trump mengumumkan sedang memerintahkan "secara substansial" peningkatan sanksi terhadap Iran, yang sudah melunak di bawah tekanan ekonomi AS.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu

57 tahun lalu

AS Tak Akan Usik Program Rudal Balistik Iran dalam Perundingan

57 tahun lalu

Trump Murka Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Perintahkan Penyelidikan

57 tahun lalu

50 Senator AS Dukung Resolusi Anti-Perang Iran, Trump Kehilangan Dukungan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal