Trump Sebut Iran Takut dan Minta Negosiasi setelah Fasilitas Nuklirnya Diserang

Anton Suhartono
Donald Trump menegaskan serangan AS terhadap 3 fasilitas nuklir Iran pada 22 Juni lalu telah mengubah peta kekuatan Timur Tengah (Foto: Maxar via AP)

Meski demikian, Trump terus menegaskan pendekatan kerasnya adalah satu-satunya cara efektif menekan Iran. Dia menggambarkan serangan itu sebagai penentu arah hubungan AS-Iran dan menyiratkan bahwa tekanan militer akan terus berlanjut bila diperlukan.

Pernyataan Trump muncul di tengah tekanan diplomatik internasional. Para menteri luar negeri negara-negara G7 pekan ini mendesak Iran untuk terlibat dalam perundingan nuklir langsung dengan AS dengan dukungan dari tiga negara Eropa (Prancis, Jerman, Inggris).

Hingga kini, belum ada konfirmasi bahwa Iran ingin bernegosiasi kembali. Namun Trump terus memanfaatkan narasi ini untuk menegaskan bahwa pemerintahannya berhasil menekan salah satu musuh bebuyutan AS hingga berada pada titik lemah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Buletin
2 jam lalu

Memanas! AS Ancam Hancurkan Iran Lebih Brutal Jika Tolak Teken Kesepakatan

Internasional
2 jam lalu

Hantavirus Makin Menyebar, Kini Terdeteksi di Amerika Serikat!

Internasional
10 jam lalu

Harga Minyak Mentah Melonjak usai Trump Tolak Proposal Damai Iran

Internasional
13 jam lalu

Iran Respons Proposal AS untuk Akhiri Perang, Begini Tanggapan Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal