Tegas, Uganda Tak Akan Batalkan UU Anti-LGBT meski Dijatuhi Sanksi oleh AS

Anton Suhartono
Yoweri Museveni menegaskan tak akan mencabut UU anti-LGBT di Uganda (Foto: Reuters)

Museveni mengatakan kepada anggota parlemen, partainya telah berkonsultasi secara luas sebelum menandatangani UU tersebut. Salah satunya mencari tahu dan memastikan apakah homoseksualitas dilatarbelakangi faktor genetik atau bukan. Para ahli memberikan gambaran kepadanya bahwa homoseksual lebih disebabkan disorientasi psikologis.

"Masalahnya adalah, iya, Anda bingung. Anda punya masalah pada diri sendiri. Sekarang, jangan coba-coba memengaruhi orang lain. Jika Anda berusaha mengajak orang dalam disorientasi ini, kami akan buru Anda. Kami akan menghukum Anda," ujarnya.

"Yang kedua, jika Anda dengan kasar mengadopsi beberapa anak dan memerkosa mereka dan seterusnya, kami bunuh Anda. Itu saya dukung sepenuhnya dan saya akan dukung," ujarnya, lagi.

UU tersebut juga memberlakukan hukuman penjara seumur hidup untuk hubungan sesama jenis.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Korban Tewas Ebola Jadi 100 Orang di Kongo, WHO Peringatkan Potensi Wabah Lebih Besar

57 tahun lalu

Undang-Undang Pekerja Rumah Tangga Resmi Berlaku, Atur Gaji, Jam Kerja hingga Larangan Eksploitasi

57 tahun lalu

Hari Kartini, KPPRI Tekankan Peran Nyata Perempuan Ikut Tentukan Kebijakan di DPR

57 tahun lalu

Tok! DPR-Pemerintah Setuju RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dibawa ke Paripurna

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal