Tak Mau Kecolongan Intel Beijing, AS Perketat Aturan Kunjungan Diplomat China

Arif Budiwinarto
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mark Pompeo (foto: AFP)

Presiden Donald Trump membatasi aktivitas China di AS jelang pemilihan presiden pada November mendatang. Sebab, CIA menduga agen-agen China akan "bermain" pada pilpres AS untuk menjegal Trump naik ke tampuk pimpinan untuk kedua kalinya.

Selain itu, para politikus menduga langkah tersebut sebagi strategi penting Trump di akhir periode pertama kepemimpinannya untuk pendekatan politik luar negerinya yang keras terhadap Beijing.

Sementara itu, Kedutaan Besar China di Washington menyebut langkah itu sebagai aksi pembatasan yang tidak dapat dibenarkan dan penghalang bagi diplomat serta staf konsuler Chia. Kebijakan itu, menurut Kedubes China, justru bertentangan dengan nilai-nilai keterbukaan dan kebebasan yang dianut oleh AS.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
2 jam lalu

Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi

3 jam lalu

Brutal! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Personel Hilang

7 jam lalu

Perang AS-Iran Makin Membara, AS Desak Warganya Tak Kunjungi Timur Tengah

21 jam lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal