Tak Mau Kecolongan Intel Beijing, AS Perketat Aturan Kunjungan Diplomat China

Arif Budiwinarto
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mark Pompeo (foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Pemerintah Amerika Serikat memperketat aturan bagi diplomat senior China sebelum melakukan kunjungan ke kampus dan menggelar acara kebudayaan di luar agenda kedutaan yang dihadiri lebih dari 50 orang.

Kebijakan tersebut merupakan upaya balasan setelah China membatasi kegiatan diplomat AS di negeri Tirai Bambu itu. Selain itu, Washington tak ingin kecolongan operasi intelijen dan spionase yang dilakukan oleh China.

Dalam proses pemberian izin, Departemen Luar Negeri (Deplu) Amerika akan memberlakukan prosedur ketat, termasuk memastikan seluruh akun media sosial kedutaan dan kantor konsulat jenderal di China akan diidentifikasi dengan cermat.

"Kami hanya melakukan timbal balik (terhadap China)," kata Menteri Luar Negeri Amerika, Mike Pompeo, dikutip dari Reuters, Jumat (4/9/2020).

"Akses untuk diplomat kami di China merupakan cerminan dari akses untuk diplomat China di AS, dan langkah hari ini akan mengarah ke tujuan itu," lanjutnya.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Terungkap, Masih Ada Bom AS di Fasilitas Nuklir Iran yang Belum Meledak

Internasional
2 hari lalu

Posting-an Video Barack Obama Bertubuh Monyet, Trump: Bukan Salah Saya!

Internasional
2 hari lalu

Trump Puas Negosiasi Nuklir dengan Iran: Mereka Siap Capai Kesepakatan!

Internasional
2 hari lalu

Trump Dilaporkan Gelar Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal