Sosok Erwin Rommel, Jenderal Terhebat Jerman yang Berakhir Sedih karena Ingin Jatuhkan Hitler

Alifia Nur Faiza
Erwin Rommel, jenderal terhebat Jerman yang berakhir menyedihkan karena ingin menjatuhkan Adolf Hitler (Foto: Hulton Archive)

Siapa pun yang terlibat dalam pengeboman tersebut akan dijatuhi hukuman mati. Siapa sangka, nama Rommel ikut terseret. Rommel pun ditangkap oleh dua jenderal suruhan Hitler.  Namun Hitler tidak ingin mengadili Rommel di depan umum karena bisa mengikis semangat juang para prajurit yang sedang melawan sekutu di barat dan Uni Soviet di timur. 

Karena itu Rommel diberi dua pilihan, diadili di Volksgerichtshof (pengadilan rakyat) atau bunuh diri. Jika Rommel memilih pengadilan, keluarganya akan sengsara dengan titel pengkhianat Jerman. Namun jika memilih bunuh diri, nama baik keluarganya akan terlindungi. 

Putusan Rommel jatuh pada pilihan kedua. Tepat di usianya ke-52 tahun, Rommel bunuh diri dengan menenggak sianida. 

Bersama konspirator lainnya, Erwin Rommel menyetujui bahwa Hitler harus dicopot dari kekuasaan. Namun dia tidak menyukai ide untuk membunuh Hitler sehingga berperan tak aktif dalam pembunuhan tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jerman Terpanggang, Gelombang Panas Tewaskan 5.120 Orang

57 tahun lalu

2 Negara Ini Berlakukan Hari Libur Nasional setelah Kalahkan Jerman di Piala Dunia

57 tahun lalu

Kalahkan Jerman di Piala Dunia, Paraguay: Lebih dari Olahraga, Ini Hari Bersejarah!

57 tahun lalu

Kalahkan Jerman di Piala Dunia, Paraguay Umumkan Hari Libur Nasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal