Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : ESDM Perketat Pengawasan DMO, PLN Diminta Percepat Kontrak Pasokan Batu Bara
Advertisement . Scroll to see content

Penjualan Listrik PLN Indonesia Power Tembus 82,17 TWh, Operasikan 3 Pembangkit Baru

Senin, 13 Juli 2026 - 01:15:00 WIB
Penjualan Listrik PLN Indonesia Power Tembus 82,17 TWh, Operasikan 3 Pembangkit Baru
Salah satu proyek strategis PLN Indonesia Power yang berhasil mencapai Commercial Operation Date (COD) pada tahun 2025, BMPP Nusantara II di Kolaka, Sulawesi Tenggara. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - PLN Indonesia Power mencatat penjualan listrik sebesar 82,17 terawatt hour (TWh) sepanjang 2025 atau mencapai 109 persen dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP). Perusahaan juga mengoperasikan tiga pembangkit baru sebagai bagian dari penguatan kapasitas pembangkit nasional.

Capaian tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PLN Indonesia Power bersama PT PLN (Persero). Pengoperasian tiga unit pembangkit baru menambah kapasitas pembangkit sebesar 2.060 Megawatt (MW).

Selain melampaui target penjualan listrik, perusahaan juga mencatat Equivalent Availability Factor (EAF) non-PLTU sebesar 93,18 persen atau di atas target RKAP sebesar 90,52 persen, serta membukukan kinerja bisnis beyond kWh mencapai 156 persen dari target.

Wakil Direktur Utama PLN, Yusuf Didi Setiarto menegaskan, PLN Indonesia Power memiliki peran strategis dalam mendukung pencapaian target Perseroan. Dia mendorong perusahaan untuk memastikan seluruh program dalam RKAP dan RUPTL berjalan sesuai rencana melalui penguatan keandalan operasional, peningkatan efisiensi, serta eksekusi yang disiplin dan terukur.

"PLN Indonesia Power harus memastikan setiap program yang telah ditetapkan dapat dieksekusi secara disiplin, terukur, dan tepat waktu. Dengan komitmen yang kuat, sinergi seluruh insan perusahaan, serta fokus pada operational excellence dan agenda transformasi, saya meyakini target RKAP dan program strategis dalam RUPTL dapat tercapai secara optimal sehingga memberikan nilai tambah bagi perusahaan, pemegang saham, dan masyarakat," ujar Yusuf dalam keterangannya dikutip, Minggu (12/7/2026).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut