Sekolah di Kamerun Diserang Kelompok Bersenjata, 8 Siswa Tewas

Anton Suhartono
Sekolah di Kamerun diserang kelompok bersenjata menewaskan sedikitnya 8 siswa (Foto: AFP)

Gerakan separatis menjadi lebih radikal dan mengganti nama wilayah itu menjadi Republik Ambazonia yang tidak pernah diakui secara internasional. Strategi mereka di antaranya memboikot sekolah.

"Pemerintah dan masyarakat sipil Anglophone melakukan banyak tekanan kepada kelompok separatis untuk mengizinkan anak-anak mereka kembali ke sekolah dan beberapa yang telah ditutup dalam beberapa tahun terakhir mulai melanjutkan kelas lagi," kata analis senior Kelompok Krisis Internasional (ICG) Kamerun, Arrey Elvis Ntui.

Tahun lalu, dua siswa dibunuh oleh separatis di Buea, Ibu Kota Provinsi Barat Daya. Seorang pejabat mengambarkan serangan itu sebagai pembalasan karena menentang penutupan sekolah secara paksa. Pada 2018, pemberontak membunuh seorang kepala sekolah, memutilasi seorang guru, dan menyerang beberapa sekolah menengah.

Para separatis juga semakin sering menculik, memeras, menyerang tentara dan polisi, serta membakar gedung-gedung fasilitas umum dan sekolah.

Pemerintah merespons serangan itu dengan tindakan keras, mengerahkan ribuan tentara.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Sekolah di NTT Disebut Digusur demi Kopdes, Ini Penjelasan TNI

57 tahun lalu

Momen Prabowo Makan MBG di Kelas Bareng Siswa SMPN 111 Jakarta 

57 tahun lalu

Pemerintah Revitalisasi 3.084 Sekolah Terdampak Bencana di Sumatra

57 tahun lalu

Prabowo Mau Pakai Uang Sitaan untuk Renovasi Ribuan Puskesmas dan Sekolah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal