Pejabat pemerintah Kumba, Chamberlin Ntou'ou Ndong, mengatakan dia bersumpah para pelaku akan ditangkap bagaimanapun caranya.
Dua wilayah yang menggunakan bahasa Inggris dalam aktivitas sehati-hati, yakni di Provinsi Barat Daya dan Barat Laut, telah lama menentang diskriminasi dari kelompok mayoritas yang menggunakan bahasa Prancis.
Kedua wilayah itu menjadi pusat konflik melibatkan separatis yang mengincar tentara pemerintah serta menuntut penutupan kantor pemerintah daerah serta sekolah.
Bentrokan telah merenggut lebih dari 3.000 nyawa serta memaksa lebih dari 700.000 orang mengungsi dari rumah mereka sejak 2017.
Pada awal September, tentara melancarkan operasi terakhir melawan militan di Barat Laut. Serangan ini kemungkinan sebagai balasan dari separatis.