Sekjen PBB Peringatkan Potensi Perang Dingin Baru Amerika vs China, Lebih Berbahaya

Anton Suhartono
Antonio Guterres peringatkan potensi Perang Dingin baru antara AS dan China (Foto: AP)

Mengulangi pernyataan itu, Guterres menegaskan dua strategi geopolitik dan militer yang bersaing akan menimbulkan bahaya dan memecah dunia. Oleh karena itu, hubungan yang kandas tersebut harus segera diperbaiki.

"Kita harus menghindari Perang Dingin yang akan berbeda daripada yang lalu dan mungkin lebih berbahaya dan lebih sulit dikendalikan," kata Guterres.

Perang Dingin sebelumnya antara Uni Soviet dan sekutu blok Timur dengan AS dan sekutu Barat dimulai setelah Perang Dunia II dan berakhir dengan pecahnya Uni Soviet pada 1991. Itu merupakan bentrokan dua kekuatan adidaya pemilik senjata nuklir yang juga membawa ideologi masing-masing, yakni komunisme dan otoritarianisme di satu sisi melawan kapitalisme dan demokrasi di pihak lain.

Menurut Guterres, Perang Dingin terbaru ini bisa lebih berbahaya karena Uni Soviet dan AS kala itu membuat aturan yang jelas, yakni kedua belah pihak sadar betul akan risiko menghancurkan dari senjata nuklir yang mereka miliki. 

Kedua pihak memiliki saluran dan forum untuk menjamin segala sesuatunya tidak akan lepas kendali.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
10 jam lalu

Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi

11 jam lalu

Brutal! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Personel Hilang

15 jam lalu

Perang AS-Iran Makin Membara, AS Desak Warganya Tak Kunjungi Timur Tengah

1 hari lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal