Di Indonesia, pembagian jenjang pramuka diberi dimulai dari Siaga
untuk usia 7 sampai 10 tahun. Jenjang ini dibadi menjadi tiga tingkatan, yaitu Siaga Mula, Siaga Bantu, dan Siaga Tata.
Kemudian Penggalang untuk anggota 11–15 tahun juga dengan tiga tingkatan, Ramu, Rakit, dan Terap.
Setelah itu Penegak untuk usia 16–20 tahun yang terdiri atas dua tingkatan, yaitu bantara dan laksana.
Kemudian untuk anggota berusia 21–25 tahun memasuki jenjang Pandega dengan fokus pembinaan kepemimpinan, pengembangan diri, dan pengabdian masyarakat.
Pramuka masih terus eksis sampai saat ini, bahkan sudah ada di seratusan negara. Hanya saja Pramuka saat ini sudah mengalami perkembangan sesuai dengan kebutukan dan tantangan di lapangan. Meski demikian perannya tak terlalu jauh dari akarnya saat pertama didirikan.
Berpetualang, membantu orang, serta keterampilan hidup tetap menjadi menu utama kegiatannya.