Ribuan Perempuan Myanmar Dijual dan Dipaksa Menikah di China

Nathania Riris Michico
Para perempuan Kachin, salah satu negara bagian di Myanmar yang perempuannya dijual dan dipaksa menikah di China. (Foto: Reuters)

Para perempuan termuda mendapat harga lebih tinggi dari 10 hingga 15.000 dolar.

Pasangan mereka di China biasanya pria yang lebih tua, sakit-sakitan, atau cacat di daerah pedesaan; orang-orang yang dianggap tidak diinginkan oleh etnis Han Cina. Kurangnya pengetahuan soal dokumen-dokumen atau data membuat para perempuan itu menjadi yang terbuang secara hukum.

Robinson mengatakan, beberapa perempuan menjalani pernikahan yang sukses, nmaun ada pula yang mengalami masalah persetujuan sangat kompleks dan bervariasi.

"Tetapi semua serikat pekerja harus masuk tanpa ancaman, bahaya atau hukuman," tambahnya.

Para peneliti menyerukan kepada Myanmar untuk mengakhiri konflik di Negara Bagian Kachin dan Shan, yang menelantarkan puluhan ribu perempuan. Mereke mendesak Myanmar melatih para petugas anti-perdagangan untuk menegakkan hukum dan mengakui perempuan sebagai korban.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Nasional
2 hari lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Internasional
4 hari lalu

Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang

Internasional
6 hari lalu

Latihan Perang Gabungan dengan Rusia-China, Iran Tunjukkan Otot kepada AS dan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal