Puluhan Polisi Dimutasi, Diduga Bekerja Sama dengan Sindikat Kriminal

Ahmad Islamy Jamil
Kepala Kepolisian Kerajaan Malaysia, Abdul Hamid Bador. (Foto: AFP)

Komisi Antikorupsi Malaysia pada 7 Oktober lalu menangkap 10 orang, termasuk delapan perwira polisi senior. Lembaga antirasuah itu juga menyita uang tunai 100.000 ringgit Malaysia (Rp342,5 juta) terkait perjudian serta aktivitas ilegal yang disebut “Makau Scam”.

Kedelapan perwira tersebut memiliki pangkat cukup lumayan, seperti asisten komisaris (setara AKBP di Indonesia), wakil pengawas (setara kompol), dan asisten pengawas (setara AKP). Selain itu, ada pula polisi berpangkat prajurit satu (pratu) yang ditangkap terkait kasus itu.

Mereka semua kini ditempatkan di Markas Besar Kepolisian Federal Kerajaan Malaysia di Bukit Aman, Kuala Lumpur.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko

57 tahun lalu

Alasan Tyo Nugros Dicekal ke Malaysia Akhirnya Terungkap, Terkait KPKNL!

57 tahun lalu

Kabar Baik, Penyandang Disabilitas Bisa Jadi Polisi di UU Polri yang Baru

57 tahun lalu

Kapuspen TNI: Tentara Ikut Buru Begal karena Kebutuhan Masyarakat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal