Profil Rodrigo Duterte Mantan Presiden Filipina, Perangi Narkoba Berujung Penjara

Anton Suhartono
Rodrigo Duterte, mantan Presiden Filipina yang ditangkap ICC (Foto: AP)

Namun aturan di Filipina, seorang presiden hanya bisa berkuasa untuk satu periode. Pada September 2021, partainya menominasikan Duterte sebagai kandidat wakil presiden, namun dia tiba-tiba mengundurkan diri dari pilpres. 

Dalam pemilu Mei 2022, Duterte mendukung putrinya, Sara, untuk jabatan wakil presiden, sementara jabatan presiden jatuh ke tangan Ferdinand 'Bongbong' Marcos Jr.

Setelah tak menjabat lagi sebagai presiden, posisi Duterte semakin lemah. Terlebih lagi, dalam perjalanan, Sara tak akur Marcos Jr. Konflik dan ketegangan antara dua keluarga dinasti politik pun pecah.

Pada satu kesempatan Sara melontarkan ancaman ingin membunuh Maracos yang ditanggapi serius oleh kelompok pendukung pemerintah. Ancaman yang kemudian dibantah Sara itu justru berujung pada pemakzulannya sebagai wakil presiden.

Sejak itu keluarga Duterte berusaha mendapatkan kembali pengaruh politik. Duterte pun rela terbang ke Hong Kong untuk melakukan kamnpanye partainya sebagai persiapan untuk pemilihan anggota Senat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

Menko Polkam Pastikan Vape Tak Dilarang Total, hanya yang Disalahgunakan untuk Narkoba

1 hari lalu

Tegas! Wali Kota New York Zohran Mamdani: Netanyahu Penjahat Perang!

1 hari lalu

Ini Alasan Wali Kota New York Mamdani Bersikeras Tangkap Netanyahu

2 hari lalu

Wali Kota New York Mamdani Serius Ingin Tangkap Netanyahu, Singgung Surat Perintah ICC

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal