Presiden Haiti Dibunuh, Biden: AS Siap Bantu Penyelidikan

Umaya Khusniah
Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden. (Foto: Reuters)

Edmond mengatakan, mengutip rekaman video yang dimiliki pemerintah, kelompok bersenjata pembunuh Presiden Moise mengidentifikasi diri mereka sebagai agen dari Drug Enforcement Administration (DEA) AS. Namun dia tidak percaya jika mereka agen DEA.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price mengatakan, kabar yang menyebut penyerang merupakan agen DEA, benar-benar salah.

"Kami berharap untuk menerima permintaan (bantuan) resmi. Kami siap menerimanya. Tapi, sampai sekarang, saya tidak dalam posisi untuk mengkonfirmasi ada tidaknya permintaan resmi," kata Price.

Presiden Moise tewas terbunuh dalam serangan bersenjata di Port-au-Prince oleh orang tak dikenal yang berbicara bahasa Spanyol. Sementara ibu negara, Martine Moise, yang terluka dalam serangan itu, sedang dirawat di rumah sakit. Anak-anak presiden berhasil selamat.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Alasan KPK Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi di MBG: Tak Bisa Ada Dualisme

57 tahun lalu

Kementerian ESDM Selidiki Laporan Penambangan Emas Ilegal di Sangihe oleh WN China

57 tahun lalu

Polisi Selidiki Penyebab Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur

57 tahun lalu

Trump Disebut sebagai Presiden Paling Banyak Diserang dalam Sejarah AS

57 tahun lalu

Penembakan di Acara Trump, Gedung Putih: Pelaku Ingin Bunuh Presiden dan Pejabat Lain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal