Presiden Erdogan: AS Menusuk dari Belakang

Anton Suhartono
(Foto: AFP)

Menurut Erdogan, perkonomian Turki sedang dikepung sehingga berdampak anjloknya nilai lira. Namun dia mencoba menenangkan rakyatnya untuk tidak khawatir.

"Ini sama sekali bukan berarti kita tenggelam dan selesai. Dinamika ekonomi Turki solid, kuat, serta sehat dan akan terus demikian," tuturnya.

Erdogan juga mengecam teror di media sosial yang membuat resah masyarakat. Dia bersumpah akan mengambil langkah-langkah diperlukan untuk menghukum pihak-pihak yang disebutnya sebagai spekulan.

Kementerian dalam negeri juga melancarkan penyelidikan terhadap 346 akun media sosial atas tuduhan aksi provokasi di media sosial.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

AS Kendalikan Aset Iran Rp1.870 Triliun, Kalau Dicairkan Harus Dipakai Beli Pangan Produk Amerika

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran

57 tahun lalu

Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal