Presiden Erdogan: AS Menusuk dari Belakang

Anton Suhartono
(Foto: AFP)

Menurut Erdogan, perkonomian Turki sedang dikepung sehingga berdampak anjloknya nilai lira. Namun dia mencoba menenangkan rakyatnya untuk tidak khawatir.

"Ini sama sekali bukan berarti kita tenggelam dan selesai. Dinamika ekonomi Turki solid, kuat, serta sehat dan akan terus demikian," tuturnya.

Erdogan juga mengecam teror di media sosial yang membuat resah masyarakat. Dia bersumpah akan mengambil langkah-langkah diperlukan untuk menghukum pihak-pihak yang disebutnya sebagai spekulan.

Kementerian dalam negeri juga melancarkan penyelidikan terhadap 346 akun media sosial atas tuduhan aksi provokasi di media sosial.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland

Internasional
5 jam lalu

AS dan Iran Akhirnya Berunding Hari Ini

Internasional
5 jam lalu

Trump Dukung PM Jepang Takaichi Jelang Pemilu: Pemimpin yang Teguh!

Internasional
8 jam lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal