Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Fakta Mengejutkan Kasus Sekeluarga Tewas di Warakas, Ternyata Diracuni Anak Kedua
Advertisement . Scroll to see content

Motif Anak Kedua Racuni 3 Orang Sekeluarga hingga Tewas di Jakut: Merasa Dianaktirikan

Jumat, 06 Februari 2026 - 15:51:00 WIB
Motif Anak Kedua Racuni 3 Orang Sekeluarga hingga Tewas di Jakut: Merasa Dianaktirikan
Polres Metro Jakarta Utara melakukan olah TKP di rumah kontrakan lokasi tewasnya 3 orang sekeluarga di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (2/1/2026). (Foto: Ari Sandita)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Polisi mengungkap motif Abdullah Syauqi Jamaludin meracuni keluarganya hingga tewas di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut). Pelaku ternyata dendam karena merasa dianaktirikan.

Atas perbuatannya tersebut, ibu pelaku bernama Siti Solihah (50) serta dua saudara kandung pelaku yakni Afiah Al Adilah Jamaludin (27) dan Adnan Al Abrar Jamaludin (14). Jasad mereka ditemukan dalam rumah kontrakan pada Jumat (2/1/2026) lalu. Syauqi sebelumnya sempat berstatus sebagai korban selamat hingga akhirnya ditetapkan tersangka.

“Motivasi dari pelaku adalah dendam kepada keluarganya karena merasa diperlakukan berbeda dan sering dimarahi oleh ibunya,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Jumat (6/2/2026). 

Dia mengatakan, Syauqi meracuni anggota keluarganya menggunakan racun tikus.

Menurutnya, kepastian penyebab kematian para korban didapat setelah Puslabfor Bareskrim Polri melakukan uji laboratorium. Hasilnya, ditemukan kandungan zat berbahaya bernama Zinc Phosphide pada organ tubuh para korban.

“Sehingga kami menetapkan saudara AS sebagai pelaku atau tersangka dari perkara peristiwa keracunan tersebut dimana saudara AS memang dengan sengaja meracun ketiga korban tersebut,” tuturnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut