PM Thailand Prayut Tolak Mundur, Massa Pro-Demokrasi Demo Lagi

Anton Suhartono
PM Thailand Prayut Chan O Cha menolak seruan mundur dari aktivis prodemokrasi (Foto: AFP)

BANGKOK, iNews.id - Gerakan pro-demokrasi Thailand berjanji kembali turun ke jalan, Minggu (25/10/2020), setelah batas waktu yang mereka berikan bagi Perdana MenteriPrayut Chan O Cha untuk mundur yakni Sabtu pukul 22.00 waktu setempat, ditolak.

Para aktivis menilai jabatan perdana menteri yang didapat Prayut dalam pemilu tahun lalu tidak sah karena banyak kecacatan. Pada Rabu lalu massa memberikan waktu kepada mantan pemimpin militer itu untuk mundur dalam waktu 3 hari.

Aktivis Jatupat 'Pai' Boonpattararaksa mengatakan, pengunjuk rasa akan memenuhi persimpangan utama Bangkok pada Minggu sore apa pun yang terjadi.

"Kami sudah mendengar jawaban dari perdana menteri terkait tuntutan ini. Kami akan memprotes Prayut di Ratchaprasong pukul 16.00," kata Pai, dikutip dari AFP.

Prayut tetap teguh pada jabatanya. Pada Sabtu dia menghadiri doa di kuil Budha bersejarah Bangkok dengan mengatakan semua masalah dapat diselesaikan melalui kompromi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Demo Ricuh di Gedung Grahadi Surabaya, Polisi Tangkap 13 Perusuh

57 tahun lalu

Betrand Peto Bongkar Sifat Asli Sarwendah di Thailand? Kaget Banget!

57 tahun lalu

Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?

57 tahun lalu

Ketua BEM FH UBK Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan usai Terima Uang Rp20 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal