PM Belanda Mark Rutte Ditunjuk sebagai Pemimpin NATO, Begini Komentar Rusia

Anton Suhartono
Istana Kremlin mengomentari penunjukan Perdana Menteri Belanda Mark Rutte sebagai Sekjen NATO yang baru (Foto: Reuters)

NATO menunjuk Rutte sebagai pemimpin aliansi berikutnya, menggantikan Jens Stoltenberg yang mengundurkan diri setelah menjabat selama 10 tahun. Rutte akan menjabat Sekjen NATO mulai 1 Oktober mendatang. 

Dia menyingkirkan satu-satunya pesaing, yakni Presiden Rumania Klaus Iohannis yang mundur dari pencalonan pada pekan lalu. 

Dalam komentarnya, Rutte berharap bisa menjalankan tugas dengan penuh semangat.

“Aliansi adalah dan akan tetap menjadi landasan keamanan bersama kita. Memimpin organisasi ini adalah tanggung jawab yang tidak saya anggap remeh,” kata Rutte, dalam pernyataan di media sosial X.

Stoltenberg menyambut terpilihnya Rutte sebagai penggantinya.

“Mark adalah seorang transatlantik sejati, pemimpin yang kuat, dan pembangun konsensus. Saya paham saya akan menyerahkan NATO kepada orang yang tepat," ujarnya.

NATO mengambil keputusan untuk memilih Rutte berdasarkan konsensus. Pria yang telah menjabat sebagai PM Belanda selama hampir 14 tahun itu hanya bisa dikukuhkan sebagai sekjen jika seluruh anggota aliansi, 32 negara, memberikan dukungan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Internasional
2 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
3 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Internasional
3 hari lalu

Perjanjian Senjata Nuklir AS-Rusia New START Berakhir, Ini Kata Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal