Menlu AS itu juga menyatakan keprihatinan mendalam Washington DC terhadap situasi di Nagorno-Karabakh. “Dia (Blinken) mengatakan kepada Perdana Menteri Pashinyan bahwa Amerika Serikat sepenuhnya mendukung kedaulatan, kemerdekaan, dan integritas wilayah Armenia,” kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Matthew Miller.
Azerbaijan pada Selasa kemarin melancarkan operasi militer ke Nagorno-Karabakh. Baku menganggap tindakan militer itu diperlukan untuk memulihkan ketertiban serta mengusir formasi militer Armenia.
Nagorno-Karabakh secara internasional diakui sebagai wilayah Azerbaijan. Namun, sebagian wilayahnya dikuasai etnik Armenia. Mereka melancarkan gerakan separatisme untuk memisahkan diri dari Azerbaijan.
Kementerian Pertahanan Azerbaijan mengungkapkan niat untuk melucuti senjata Armenia. Selain itu mereka ingin memastikan penarikan personel angkatan bersenjata Armenia dari wilayahnya.