JAKARTA, iNews.id – Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hingga menembus kisaran Rp18.000 memicu beragam reaksi dari masyarakat. Kondisi tersebut juga menjadi sorotan sejumlah artis dan selebritis Tanah Air yang menilai situasi ekonomi saat ini perlu mendapat perhatian serius.
Salah satu yang ikut menyoroti kondisi tersebut adalah Nana Mirdad. Melalui akun Threads miliknya, dia mengunggah tangkapan layar nilai tukar dolar AS terhadap rupiah yang telah menyentuh level Rp18.000 lebih.
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
“1 USD = Rp.18.059,- Penasaran, ini aku yang kelewat apa emang belum ada official statement lagi untuk nenangin warga mengenai ini?,” tulis Nana, dikutip Jumat (5/6/2026).
Komentar serupa juga disampaikan Hesti Purwadinatha. Dia menilai pelemahan rupiah dapat berdampak terhadap daya beli masyarakat dan kondisi para pelaku usaha yang saat ini menghadapi berbagai tantangan ekonomi.
Sarwendah Akhirnya Minta Maaf! Akui Ucapannya Salah
“Salah satu yang bisa menggerakkan roda ekonomi itu daya beli masyarakat Indonesia. Atuh lah… in this ekonomi begini kasih napas dulu rakyatnya. Kekayaan alam kita juga udah terus digerus habis-habisan. Masa gak bisa kasih kabar baik. Pengusaha juga udah banyak yang jerit sekarang. Ajaib kali ya pemerintah ngasih surprise kayak "pembebasan pajak di berbagai lini selama setahun buat bantu perbaikan ekonomi rakyat dan naikin daya beli,” kata Hesti.
Musisi sekaligus produser musik Maia Estianty juga turut mengungkapkan kegelisahannya terkait kondisi ekonomi saat ini. Dia menyoroti kenaikan sejumlah biaya yang dirasakan masyarakat dan mengajak publik untuk tetap berdoa agar diberi kelancaran rezeki.
Alasan Nanik S Deyang Dipilih Jadi Kepala BGN, Ada Hubungannya dengan Dadan?
“Tembus 18.000, pajak2 naik, potongan admin marketplace naik…. Doa aja deh, ‘Yaa Allah berikanlah kami rejeki yang banyak, sehingga kami tidak kekurangan apapun… Aamiin” untuk semuanya masyarakat Indonesia,” kata Maia.
Editor: Dani M Dahwilani