PM Armenia Sebut Misi Penjaga Perdamaian Rusia di Karabakh Gagal, Begini Reaksi Kremlin

Ahmad Islamy Jamil
Kehadiran tentara Rusia di Nagorno-Karabakh pascakesepakatan damai diharapkan menjadi pembuka jalan penyelesaian konflik Armenia dan Azerbaijan. (Foto: Ist.)

MOSKOW, iNews.idRusia mengkritik Perdana Menteri ArmeniaNikol Pashinyan karena menyebut misi penjaga perdamaian Moskow di Nagorno-Karabakh gagal. Kremlin menilai pernyataan itu keliru.

Juru Bicara Pemerintah Rusia, Dmitry Peskov mengatakan, Moskow menghargai hubungan konstruktif dengan Armenia. Akan tetapi, pihaknya tidak mungkin menyetujui klaim PM Pashinyan tentang kegagalan misi penjaga perdamaian Rusia di Nagorno-Karabakh, Azerbaijan.

Dalam wawancara baru-baru ini dengan surat kabar Italia, La Repubblica, Pashinyan mengatakan pasukan penjaga perdamaian Rusia tidak memenuhi misi mereka di Nagorno-Karabakh. Bahkan, menurut dia, Rusia diduga meninggalkan wilayah tersebut.

“Kami sangat menghormati Perdana Menteri Pashinyan, kami menghargai hubungan yang baik dan konstruktif antara dia dan Presiden Putin (Presiden Rusia Vladimir Putin), dan kami berharap hubungan ini akan terus menjadi jaminan kerja sama yang erat antara kedua negara,” kata Peskov kepada wartawan di Moskow, Selasa (5/9/2023). 

“Namun kami tidak bisa setuju dengan tesis perdana menteri ini. Rusia adalah bagian integral dari kawasan ini, jadi tidak bisa ke mana-mana. Rusia tidak bisa meninggalkan Armenia,” ujarnya.

Menurut Peskov, Rusia terus memainkan peran sebagai penjamin keamanan di Nagorno-Karabakh dan tidak akan mengakhiri misinya di wilayah itu.

Selain itu, diia mengatakan, ada lebih banyak orang Armenia yang tinggal di Rusia daripada di Armenia sendiri. “Sebagian besar dari mereka adalah warga negara Rusia yang patriotik dan memberikan kontribusi yang berharga bagi pembangunan negara,” ucap Peskov.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

57 tahun lalu

Ngamuk! Rusia Bombardir Kiev Ukraina, Hancurkan Gedung Apartemen 24 Lantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal