Pengakuan 2 Warga Rusia yang Dituduh Serang Eks Mata-Mata di Inggris

Anton Suhartono
Foto yang dirilis Kepolisian London memperlihatkan Petrov (kanan) dan Boshirov berada di Stasiun Salisbury pada 3 Maret 2018 (Foto: AFP)

Soal tuduhan membawa racun Novichok yang dimasukkan ke botol parfum, Boshirov berdalih bahwa dirinya laki-laki dan tak mungkin membawa botol parfum perempuan.

"Ini bodoh bagi pemuda untuk membawa parfum perempuan. Bea cukai memeriksa semuanya, mereka akan menanyakan mengapa pria membawa parfum perempuan di bagasi. Kami tak memilikinya," ujarnya lagi.

Lebih lanjut mereka juga mengeluh soal keamanan pribadi dan keluarga setelah tuduhan ini.

"Kami takut keluar, kami khawatir akan diri kami serta orang-orang yang kami cintai," kata Boshirov.

Sementara itu, jurnalis RT, Margarita Simonyan, mengatakan, bukan pihaknya yang berinisiatif mewawancarai Petrov dan Boshirov, melainkan keduanya menghubungi melalui telepon genggam. Wawancara tersebut merupakan hasil taping yang pengambilan gambarnya dilakukan Rabu (12/9/2018) malam.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia

57 tahun lalu

Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak

57 tahun lalu

Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana: Fokus Selesaikan Persoalan Dalam Negeri

57 tahun lalu

KTT Rusia-ASEAN, Putin Jamu 11 Pemimpin Negara ASEAN Hari Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal