Pembantaian Muslim Rohingya, Malaysia Tak Dukung Aung San Suu Kyi Lagi

Anton Suhartono
Mahathir Mohamad saat berpidato di Sidang Majelis Umum PBB 2018 (Foto: AFP)

Mahathir pun buka-bukaan, dia sangat kecewa karena surat yang baru-baru ini dikirim ke Suu Kyi tak dibalas.

"Kami mengeluhkan perlakuan terhadap etnis Rohingya ke dunia. Pada kenyataannya, kami sendiri menerima cukup banyak warga Rohingya di Malaysia," katanya.

Saat menyampaikan pidato di Sidang Majelis Umum PBB pada Jumat lalu, Mahathir dengan tegas mengkritik pemerintah Myanmar dan Suu Kyi yang membantah telah membunuh, membakar rumah, hingga memaksa lebih dari 1 juta warga Rohingya mengungsi ke Bangladesh dalam aksi kekerasan beberapa tahun terakhir.

Sebelumnya, tim pencari fakta PBB merilis hasil penyelidikan bahwa terjadi pembasmian etnis, pemerkosaan massal, serta kekerasan lainnya terhadap muslim Rohingya. Untuk itu, tim merekomendasikan beberapa pejabat militer negara itu diseret ke Pengadilan Kriminal Internasional di Den Haag, Belanda.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

ART WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Beri Pendampingan Hukum

57 tahun lalu

Alasan Tyo Nugros Dicekal ke Malaysia Akhirnya Terungkap, Terkait KPKNL!

57 tahun lalu

Al Ghazali Jadi Drummer Konser Dewa 19 di Malaysia, Gantikan Tyo Nugros!

57 tahun lalu

Viral Tyo Nugros Batal Tampil pada Konser Dewa 19 di Malaysia, Alasannya Mengejutkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal