Pembantaian Muslim Rohingya, Malaysia Tak Dukung Aung San Suu Kyi Lagi

Anton Suhartono
Mahathir Mohamad saat berpidato di Sidang Majelis Umum PBB 2018 (Foto: AFP)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Pemerintah Malaysia tak akan mendukung kepemimpinan Aung San Suu Kyi lagi di Myanmar terkait pembataian muslim Rohingya.

Perdana Menteri Mahathir Mohamad menilai Suu Kyi sudah berubah dalam hal menangani penderitaan muslim Rohingya.

"Dalam kasus ini, dia tampaknya sudah berubah. Dia tak mau mengatakan apa pun untuk melawan aksi (kekerasan) yang dilakukan militer terhadap etnis Rohingya. Jadi, kami bisa memperjelas tidak mendukung mendukungnya lagi," kata Mahathir, kepada stasiun televisi Turki, TRT World, sebagaimana dilaporkan kembali The Star, Minggu (30/9/2018).

Tak hanya itu, Mahathir menegaskan telah kehilangan semua kepercayaannya terhadap peraih Hadiah Nobel Perdamaian itu.

Dia mengenang kembali saat Suu Kyi dijadikan tahanan rumah oleh pemerintahan junta Myanmar. Malaysia, lanjut Mahathir, termasuk negara yang mendorong pembebasannya

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

ART WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Beri Pendampingan Hukum

57 tahun lalu

Alasan Tyo Nugros Dicekal ke Malaysia Akhirnya Terungkap, Terkait KPKNL!

57 tahun lalu

Al Ghazali Jadi Drummer Konser Dewa 19 di Malaysia, Gantikan Tyo Nugros!

57 tahun lalu

Viral Tyo Nugros Batal Tampil pada Konser Dewa 19 di Malaysia, Alasannya Mengejutkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal