PBB Desak Akses Tak Terbatas untuk Misi Kemanusiaan di Yaman

Nathania Riris Michico
Para siswa menerima buku di rumah guru mereka yang diubah menjadi kelas untuk mendapatkan pendidikan gratis di Taiz, Yaman. (Foto: Reuters)

SANAA, iNews.id - Kepala Badan PBB untuk kesejahteraan anak (UNICEF) untuk Timur Tengah, Geert Cappelaere, mengatakan otoritas Yaman menyulitkan tim kemanusiaan untuk mendistribusikan bantuan yang sangat dibutuhkan di wilayah tersebut. Dia mengingatkan bahwa upaya menghalang-halangi tersebut akan mempercepat terjadinya bencana kelaparan.

Cappelaere mengatakan, seruan Amerika Serikat (AS) untuk melakukan gencatan senjata merupakan hal penting guna menyudahi “perang brutal” di negara itu.

Sejak Jumat (2/11/2018), Cappelaere datang ke Hodeida, sebuah kota di Laut Merah yang dikoyak perang, dan juga ke ibu kota Yaman, Sanaa; di tengah semakin intensifnya bentrokan dan serangan udara.

Dia mengatakan pasukan Pemerintah Yaman dan otoritas pemberontak Houthi-Syiah sama-sama tidak kooperatif sehingga UNICEF tidak dapat bekerja dengan cepat sebagaimana seharusnya.

Setidaknya tiga perempat dari total penduduk Yaman yang berjumlah 29 juta orang kini mengalami kelangkaan pangan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
2 hari lalu

Mengapa Blokade Houthi terhadap Arab Saudi Bisa Kacaukan Pasokan Minyak Dunia?

2 hari lalu

Prabowo Bangga Rumah Pendidikan Raih Juara PBB: Digitalisasi Kita Diakui Dunia

2 hari lalu

Houthi Blokade Pelabuhan Saudi, Ini Respons Keras Riyadh

2 hari lalu

Houthi Bakal Blokade Pelabuhan Saudi, Apa Dampaknya bagi Pasokan Energi Global?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal