Ngeri, Ukraina Ingin Pakai Bom Klaster Perang Lawan Rusia

Anton Suhartono
Ukraina mendesak AS untuk mengirim bom klaster (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) yakin bom klaster atau amunisi tandan akan berguna bagi Ukraina dalam perang melawan Rusia. Meski demikian, AS belum akan memberikan senjata bernama Dual-Purpose Conventional Improved Munitions (DPICM) itu karena beberapa alasan.

Laura Cooper, wakil asisten Menteri Pertahanan AS bidang Rusia dan Ukraina, mengatakan ada beberapa alasan mengapa negaranya belum bisa memberikan bom klaster saat ini.

"Analis militer kami mengonfirmasi, DPICM akan berguna, terutama dalam melawan posisi Rusia di medan perang. Alasan mengapa Anda belum melihat langkah maju dalam menyediakan kemampuan ini, terkait dengan pembatasan di Kongres yakni pada ketentuan DPICM serta kekhawatiran tentang sekutu," kata Cooper, kepada para anggota Kongres AS, Kamis kemarin, seperti dilaporkan Reuters.

Penggunaan bom klaster dilarang oleh lebih dari 120 negara. Senjata ini bekerja dengan melepaskan bom kecil dalam jumlah besar yang bisa membunuh manusia atau makhluk hidup lain tanpa pandang bulu dalam skup wilayah yang luas. Oleh karena itu warga sipil bisa terkena dampaknya.

Ukraina dianggap memerlukan bom ini karena sedang fokus melakukan serangan pembalasan terhadap posisi Rusia di selatan dan timur.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

Konflik Memanas, Houthi Terapkan Blokade Laut Arab Saudi

21 jam lalu

Bunuh Tentara AS, Militer Iran Janjikan Serangan Lebih Dahsyat

2 hari lalu

Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi

2 hari lalu

Brutal! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Personel Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal