Waduh, Senjata Bantuan Barat untuk Ukraina Digunakan Demonstran Prancis

Anton Suhartono
Senjata yang dipasok negara-negara Barat ke Ukraina digunakan oleh demonstran Prancis (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Senjata yang dipasok negara-negara Barat ke Ukraina digunakan oleh demonstran Prancis. Seperti diketahui, Prancis diguncang demonstrasi memprotes pembunuhan remaja 17 tahun keturunan Aljazair oleh polisi sejak sepekan lalu.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RusiaMaria Zakharova mengatakan, senjata itu bahkan digunakan demonstran untuk melawan polisi.

“Senjata yang dikirim ke Kiev (oleh Barat, NATO, dan Prancis) berakhir di tangan pengunjuk rasa dan digunakan untuk melawan polisi di Prancis,” kata Zakharova, dikutip dari Sputnik, Kamis (6/7/2023).

Dia menambahkan, senjata yang dikirim kepada kelompok nasionalis, neo-Nazi, dan fasis, ke wilayah Ukraina menjadi bumerang. Senjata-senjata itu tidak hanya berakhir di negara Barat, tapi digunakan untuk melawan rekan sebangsa.

Para pejabat Rusia sebelumnya menyampaikan keprihatinan, senjata yang dipasok ke Ukraina masuk pasar gelap, kemudian dijual kepada kelompok teroris atau organisasi kriminal.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

57 tahun lalu

Hinaan Rasis terhadap Mbappe Berbuntut Panjang, Prancis Gugat Anggota Parlemen Paraguay

57 tahun lalu

Kylian Mbappe Dihina Rasis Anggota Parlemen Paraguay, Presiden Macron Turun Tangan

57 tahun lalu

Kylian Mbappe Balas Ejekan Rasis Anggota Parlemen Paraguay: Wanita Hina!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal