Nah, Trump Tak Akan Paksa Netanyahu Akui Negara Palestina

Anton Suhartono
Donald Trump menegaskan tidak akan menekan Benjamin Netanyahu mengakui berdirinya negara Palestina (Foto: AP)

“Sebenarnya, orang seperti itulah yang dibutuhkan di Israel saat ini. Dia sangat penting,” ucap Trump.

Pernyataan itu sekaligus mempertegas posisi Trump bahwa Washington tidak akan memaksakan solusi dua negara atau kebijakan tertentu terhadap Israel, berbeda dengan pendekatan pemerintahan AS sebelumnya yang berupaya menyeimbangkan posisi Israel dan Palestina dalam negosiasi perdamaian.

Isu Palestina Tertinggal di Balik Diplomasi Abraham

Komentar Trump muncul di tengah spekulasi baru bahwa Arab Saudi tengah menjajaki kembali jalur diplomasi dengan Israel melalui jalur tidak resmi. Namun, posisi Riyadh tetap sama: normalisasi tidak akan terjadi tanpa kemajuan nyata menuju negara Palestina yang berdaulat dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota.

Sementara itu, pemerintahan Trump berfokus pada perluasan Perjanjian Abraham, yang sebelumnya melibatkan Uni Emirat Arab, Bahrain, Maroko, dan Sudan. Namun, kesepakatan itu dikritik karena mengabaikan hak dan perjuangan rakyat Palestina, yang hingga kini masih hidup di bawah pendudukan dan blokade.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Batalyon Keji Israel Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab Bernasib Buruk, 4 Komandan Tewas dan Luka

57 tahun lalu

Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal