Nah, Trump Tak Akan Paksa Netanyahu Akui Negara Palestina

Anton Suhartono
Donald Trump menegaskan tidak akan menekan Benjamin Netanyahu mengakui berdirinya negara Palestina (Foto: AP)

“Saya tidak tahu apakah ini akan menjadi dua negara, itu akan bergantung pada Israel, orang lain, dan saya,” ujarnya.

Enggan Tekan Netanyahu

Dalam wawancara yang sama, Trump menegaskan tidak akan terus-menerus menekan Netanyahu untuk mengakui negara Palestina. Dia menilai hubungan pribadi dan kerja sama eratnya dengan pemimpin Israel itu sudah cukup untuk menjaga stabilitas kawasan.

“Saya tidak akan mendesaknya. Dia baik-baik saja,” ujar Trump.

Meski tidak menjelaskan lebih lanjut maksud dari pernyataan tersebut, Trump menggambarkan Netanyahu sebagai sosok kuat yang dibutuhkan Israel saat ini.

“Dia adalah perdana menteri masa perang. Saya bekerja sama sangat baik dengannya. Saya perlu sedikit mendesaknya, dengan cara apa pun. Saya rasa saya telah melakukan tugas yang hebat dalam mendesaknya,” katanya.

Trump Puji Netanyahu: Pemimpin yang Sulit Didikte

Trump juga memuji Netanyahu sebagai pemimpin berbakat dan tangguh, menyebutnya tidak mudah didikte oleh pihak mana pun, termasuk oleh AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Batalyon Keji Israel Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab Bernasib Buruk, 4 Komandan Tewas dan Luka

57 tahun lalu

Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal