Kushner mengungkapkan, Trump secara pribadi meminta Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk meminta maaf kepada Qatar, negara yang menjadi perantara utama antara Hamas dan Amerika.
Kekecewaan serupa juga disampaikan oleh Steve Witkoff, yang turut memimpin proses mediasi tersebut. Dia mengatakan, serangan itu terjadi ketika perundingan AS, Qatar, dan Mesir justru menunjukkan kemajuan signifikan.
“Pertemuan kami sangat produktif. Lalu kami bangun keesokan pagi dan mendapati bahwa telah terjadi serangan ini,” ujar Witkoff, seperti dilaporkan kembali Anadolu.
Namun momen paling menyentuh terjadi saat Witkoff bertemu langsung dengan Al Hayya di Kairo, sebulan setelah tragedi tersebut.
“Kami menyampaikan belasungkawa kepadanya atas kehilangan putranya,” ujar Witkoff.