Mesir dan Yordania Tolak Usulan Trump Relokasi Warga Gaza: Upaya Pembersihan!

Anton Suhartono
Mesir dan Yordania menolak mentah-mentah rencana Donald Trump merelokasi warga Jalur Gaza (Foto: AP)

Trump mengatakan telah memberi tahu Raja Abdullah dari Yordania soal rencana relokasi selama rekonstruksi berlangsung. Dia juga akan menyampaikan usulan serupa kepada Presiden Mesir Abdel Fattah Al Sisi.

"Saya ingin Anda menampung lebih banyak lagi (warga Gaza) karena saya menyaksikan seluruh Jalur Gaza saat ini sangat kacau. Anda berbicara tentang sekitar 1,5 juta orang," kata Trump, seraya menambahkan relokasi warga Gaza itu bisa bersifat sementara atau jangka panjang.

"Hampir semuanya hancur dan banyak orang meninggal di sana. Jadi saya lebih suka terlibat dengan beberapa negara Arab dan membangun rumah-rumah di lokasi berbeda di mana mungkin mereka bisa hidup dengan damai untuk perubahan," tuturnya.

Sebelumnya Utusan Khusus Trump untuk Timur Tengah Steve Witkoff berharap Indonesia bisa menampung sebagian warga Gaza. Hal itu diungkapkan Witkoff dalam wawancara dengan NBC News pekan lalu. 

Dia mengatakan sebagian penduduk Gaza perlu direlokasi selama rekonstruksi berlangsung.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

FIFA Bayar Penuh Omar Artan, Wasit Piala Dunia 2026 asal Somalia yang Diusir dari AS

57 tahun lalu

Kesepakatan Damai AS-Iran Akan Disahkan dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB

57 tahun lalu

AS-Iran Setujui Naskah Kesepakatan Damai, MoU Diteken 19 Juni

57 tahun lalu

10.000 Lebih Jenazah Warga Gaza Masih Terkubur di Reruntuhan, Terancam Tak Bisa Diidentifikasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal