"Prinsip kami jelas dan sikap teguh Yordania untuk menegakkan eksistensi warga Palestina di tanah mereka tetap tidak berubah dan tidak akan pernah berubah," kata Safadi.
Dia menegaskan penolakan relokasi warga Gaza penting untuk mencapai stabilitas dan perdamaian di kawasan.
"Solusi untuk masalah Palestina terletak di Palestina. Yordania adalah untuk warga Yordania dan Palestina adalah untuk warga Palestina," kata Safadi.
Meski demikian dia berharap bisa melanjutkan kerja sama dengan pemerintah AS untuk mencapai perdamaian di kawasan.
Trump sebelumnya mengungkap proposal untuk merelokasi warga Gaza ke sejumlah negara Arab, termasuk Mesir dan Yordania. Menurut Trump, Warga Gaza perlu direlokasi karena wilayah itu luluh lantak akibat serangan Israel selama 15 bulan.