GAZA, iNews.id - Militer Israel telah menjatuhkan 100.000 ton bom di Jalur Gaza selama perang 7 Oktober 2023 hingga gencatan senjata berlaku pada 19 Januari 2025. Perang selama 15 bulan telah menghancurkan Gaza, menyebabkan krisis kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya di wilayah itu.
Berdasarkan data kantor media pemerintah Gaza, lebih dari 100.000 ton bom telah menghancurkan dan merusak sekitar 88 persen infrastruktur serta bangunan tempat tinggal di wilayah tersebut.
Butuh dana setidaknya 38 miliar dolar AS atau sekitar Rp617,3 triliun untuk membangun kembali Gaza.
Tentara Israel menghancurkan 161.600 unit rumah serta membuat 81.000 rumah lainnya rusak parah hingga tidak bisa ditempati lagi. Selain itu 194.000 rumah lainnya rusak sebagian.
Israel juga menghancurkan 216 gedung pemerintah, 42 fasilitas olahraga, dan 137 sekolah dan kampus. Selain itu 357 sekolah dan universitas rusak sebagian.