Menhan Israel Mengundurkan Diri, Hamas: Kemenangan bagi Gaza

Anton Suhartono
Avigdor Lieberman (Foto: AFP)

"Apa yang terjadi kemarin, kesepakatan gencatan senjata melalui proses dengan Hamas, menyerah pada teror. Itu tidak memiliki arti lain," kata Lieberman, dikutip dari AFP.

"Apa yang dilakukan negara sekarang adalah membeli kesenyapan (gencatan senjata) jangka pendek dengan harga yang bisa merusak jangka panjang lebih parah terhadap keamanan nasional," ujarnya lagi.

Lebih lanjut Lieberman menyerukan dipercepatnya pemilu. Di bawah Partai Yisrael Beitenu, Lieberman ingin maju dalam pemilu bersaing dengan Netanyahu. Normalnya, pemilu Israel akan digelar pada November 2019, tapi Lieberman mendesak dipercepat.

Dia juga memutuskan keluar dari kubu koalisi pendukung pemerintahan Netanyahu. Dengan keluarnya partai Lieberman, maka kubu pemerintah hanya unggul satu kursi saja dari oposisi. Partai sayap kanan itu memiliki lima dari total 120 kursi di parlemen Israel, Knesset.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Trump Dilaporkan Gelar Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari

Internasional
2 hari lalu

Libatkan Ribuan Tenaga Medis, Global Sumud Flotilla Akan Bergerak ke Gaza dari Laut dan Darat

Internasional
3 hari lalu

Misi Kemanusiaan Gaza Global Sumud Flotilla Bergerak Lagi, Libatkan Ribuan Tenaga Medis

Nasional
3 hari lalu

Kejagung Terima Laporan Koalisi Sipil soal Genosida Israel di Gaza, bakal Pelajari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal