Mengapa Paus Baru Pilih Nama Leo XIV? Berikut Sejarahnya

Anton Suhartono
Kardinal Robert Francis Prevost memilih Leo XIV sebagai nama kepausannya (Foto: ist)

Sementara itu simbolisme nama tersebut bisa merujuk kepada Santo Leo Agung, paus di masa awal yang sangat berpengaruh secara doktrinal.

Berdasarkan catatan, paus populer yang menggunakan nama ini mencakup Leo III yang menobatkan Charlemagne sebagai Kaisar Romawi Suci pada 800 dan Leo X yang mengucilkan Martin Luther pada 1821.

Melansir laman Washington Post, Pendeta Christopher Robinson menilai pemilihan nama kepausan Leo XIV untuk menunjukkan komitmennya terhadap ajaran sosial gereja, seperti pendahulunya, yakni Paus Leo XIII.

Sebagai informasi, Paus Leo XIII menerbitkan ensiklik “Rerum novarum" yang berbicara tentang martabat manusia dan martabat buruh.

"Dengan memilih nama Leo XIV, ia menunjukkan komitmennya terhadap ajaran sosial gereja, yang telah menjadi dasar pendahulunya, Leo XIII," ujar dia. 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Butet Kartaredjasa Serahkan Lukisan Jalan Salib Versi Jawa ke Paus Leo XIV di Vatikan

57 tahun lalu

Kemenag Minta Maaf soal Video Menag Pakai Busana Aceh di Greetings Bulan Maria, Ini Penjelasannya

57 tahun lalu

Paus Leo Balas Kritik Trump soal Perang Iran: Saya Tidak Takut dan Terus Lantang Dorong Perdamaian!

57 tahun lalu

Kardinal Suharyo Kutip Pesan Paus Leo XIV soal Pemimpin Maklumi Perang: Doa Tak Akan Didengar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal