Mengapa Paus Baru Pilih Nama Leo XIV? Berikut Sejarahnya

Anton Suhartono
Kardinal Robert Francis Prevost memilih Leo XIV sebagai nama kepausannya (Foto: ist)

Prevost terpilih sebagai paus yang baru berdasarkan hasil voting pada konklaf hari kedua di Kapel Sistina, Kamis (8/5/2025) malam waktu Vatikan. Pria 69 tahun itu menggantikan Paus Fransiskus yang wafat bulan lalu pada usia 88 tahun.

Pemilihan Prevost sebagai paus dianggap sebagai kewajaran. Pasalnya 80 persen kardinal yang mengikuti konklaf ditunjuk oleh Paus Fransiskus. Tak heran jika Prevost bisa terpilih meski baru 2 tahun menyandang jabatan kardinal.

Selain itu Prevost dipandang sebagai sosok yang mendukung keberlanjutan reformasi Gereja Katolik sebagaimana diperjuangkan Fransiskus. Dia juga diyakini memiliki pandangan yang sama dengan Fransiskus mengenai masalah migran, kaum miskin, serta lingkungan.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Butet Kartaredjasa Serahkan Lukisan Jalan Salib Versi Jawa ke Paus Leo XIV di Vatikan

57 tahun lalu

Kemenag Minta Maaf soal Video Menag Pakai Busana Aceh di Greetings Bulan Maria, Ini Penjelasannya

57 tahun lalu

Paus Leo Balas Kritik Trump soal Perang Iran: Saya Tidak Takut dan Terus Lantang Dorong Perdamaian!

57 tahun lalu

Kardinal Suharyo Kutip Pesan Paus Leo XIV soal Pemimpin Maklumi Perang: Doa Tak Akan Didengar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal