Medvedev: Hubungan Rusia dan Korsel Makin Buruk jika Seoul Ikut-ikutan Sanksi Moskow

Ahmad Islamy Jamil
Mantan Presiden Rusia, Dmitry Medvedev. (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id – Ketegangan antara Rusia dan Korea Selatan mencuat pascapenandatanganan pakta militer Moskow dengan Pyongyang, pekan lalu. Namun, Rusia mengingatkan Korsel bahwa hubungan mereka bakal memburuk jika Seoul ikut-ikutan memberikan sanksi terhadap Moskow.

“Seoul sedang meributkan Perjanjian Rusia-DPRK yang baru. Kami akan dengan tegas memenuhinya, termasuk pasal-pasal mengenai keamanan bersama,” tulis Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev, Senin (24/6/2024).

“Namun hubungan dengan Korea Selatan akan semakin memburuk, mengingat mereka tidak punya alasan untuk ikut serta dalam sanksi anti-Rusia,” ungkap mantan presiden Rusia itu lagi.

DPRK adalah singkatan dari Democratic People’s Republic of Korea (Republik Demokratik Rakyat Korea) nama resmi Korut di panggung internasional.

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Pemimpin Korut Kim Jong Un menandatangani perjanjian aliansi militer di Pyongyang, Korut, Rabu (19/6/2024) lalu. Pakta itu mencakup janji kedua negara untuk memberikan bantuan militer jika salah satu negara diserang musuh.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal