Waabishkaa Ma'iingan Naakshig, seorang tokoh pribumi, mengunggah rekaman insiden tersebut dengan memberi judul "Saya bantu merobohkan jalang itu".
Sementara itu kepolisian Kanada belum menangkap siapa pun atas perobohan patung, namun telah memulai penyelidikan.
Perobohan kedua patung pemimpin monarki Inggris itu terjadi bersamaan dengan peringatan Hari Kanada pada 1 Juli. Hari Kanada merupakan perayaan penyatuan empat wilayah Inggris menjadi satu konfederasi yang terjadi pada 1 Juli 1867.
Perayaan biasanya dimeriahkan dengan acara tradisional di penjuru negeri, namun kali ini tidak, menyusul kemarahan atas temuan ratusan makam tersebut.
Anak-anak pribumi menjadi korban penganiayaan dan pelecehan seksual selama tinggal di asrama sekolah pada abad ke-19 dan 20. Bukan hanya itu, warga pribumi di Kanada menuduh Inggris memenjarakan para pendahulu mereka lalu merebut sebagian besar tanah adat pada abad ke-18 dan 19.