Mantan Presiden Rusia Sebut Surat Perintah Penangkapan Putin sebagai Tisu Toilet

Anton Suhartono
Dmitry Medvedev (Foto: Reuters)

"Surat perintah ICC tidak memiliki dasar dan konsekuensi hukum. Sekarang yurisdiksi ICC tidak diakui oleh Rusia, tapi juga oleh sejumlah negara lain, beberapa anggota Dewan Keamanan PBB. ICC telah menempuh jalur penghancuran diri dengan membuat keputusan yang tidak masuk akal," kata Klishas.

Dia menambahkan, Rusia bisa membalas dengan mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk semua hakim ICC.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov berulang kali mengatakan bahwa Rusia bukan anggota ICC lagi dan yurisdiksinya tidak diakui di negaranya. Dengan begitu setiap keputusan ICC terhadap Rusia batal demi hukum.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Buletin
15 jam lalu

Trump dan Putin Sambangi China, Xi Jinping Tunjukkan Pengaruh Besarnya

Nasional
16 jam lalu

Hari Kedua iReporter iNews Campus Connect UNS, Mahasiswa Senang Jajal Jadi Reporter

Internasional
16 jam lalu

Kesal Warga Korsel Ditangkap Israel, Presiden Lee: Bukankah Netanyahu Buronan ICC?

Nasional
2 hari lalu

Ratusan Mahasiswa UNS Ramaikan iNews Media Group Campus Connect, Intip Keseruannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal